Kenapa Ada Batasan Absensi Tidak Hadir Bagi Siswa?


Absen berhubungan erat dengan kaitan, eh emang bener dih bukan hubungan. Absen memiliki 2 tipe, yaitu hadir dan tidak hadir. Bagian tidak hadir juga di bagi lagi menjadi tiga, Abstein (tanpa keterangan), Izin, dan Bahkan Sakit. Tapi tentunya setiap kehadiran ada batasnya. Orang jum'atan aja ada batasannya tiga kali tidak mengikuti. Lah situ kalau ga mau dibatasi, jangan jadi manusia yang bersosial. 

Absen merupakan salah satu indikator dari sekian banyak yang diajarkan baik untuk siswa maupun orang tua sebagai wali nya untuk menanamkan kemandirian dan kedisplinan. Loh ga bahaya tah masukkin orang tua? Eits, Ga salah kok. Ada beberapa hal yang akan saya sampaikan pada artikel ini.


1. Kemandirian mengelola pribadi dirinya sendiri.

Ada ilmu yang namanya manajemen, mengatur suatu proses yang kamu kerjakan. Jika kegiatanmu di Sekolah melelahkan, maka sempatkan istirahat. Nah, pas istirahat ini kamu perlu benar-benar fokus untuk diri sendiri. Banyak tuh temen yang ngajak main bola atau lari-larian ketika jam istirahat. Kamu perlu tahu sampai dimana tenaga untuk belajar kembali setelah istirahat. Kita analogikan lagi, jika hari esok dikasih tau mau ada kuis sebisa mungkin pulang sekolah jangan main atau tidur terlalu larut malam. Hal ini nantinya akan membuat kondisi tubuh menurun dan yap, izin dan tidak mengikuti kuis. Kamu berarti belum bisa manajemen dirimu sendiri.

2. Peran orang tua dalam mengetahui keterbatasan kegiatan anaknya.

Bagi orang tua dalam membimbing anaknya, perlu juga namanya ilmu parenting anak dalam keterbatasan energi dan mental. Bukan berarti kalo sakit di alemin sakit, dengan gampang menyuruh anak tidak usah sekolah dulu dan malas belajar dirimu. Jika anaknya belum tidur bisa dikasih nasehat atau sanksi menyita HP jika jam tertentu belum tidur. Misal lagi, anak mau ada tugas piket pagi. sebagai orang tua justru harus membantunya membangunkannya lalu menyiapkan makanannya.

3. Peran orang tua dalam kebutuhan gizi anaknya.

Kebutuhan gizi pada makanan dan terutama sarapan juga bekal di Sekolah sangatlah penting. Makan pagi membuat anak tidak lemas, karena masa pertumbuhan anak ada di Sekolah, jika orang tua tidak membuatkan anak dengan pengetahuan parenting mengenai gizi anak, bagaimana anaknya bisa menjadi kecerdasannya meningkat? padahal salah satu kecerdasan meningkat salah satunya dengan makan bervitamin, bergizi dan berprotein. Saran pagi pun sangat penting karena supaya anak kalian tidak lemas ketika belajar di kelas apalagi ketika upacara.

Posting Komentar

0 Komentar